5 Tips Keamanan Cloud Computing

5 Tips Keamanan Cloud Computing

Mungkin ada masih ragu untuk mengadopsi layanan cloud computing ke infrastruktur IT anda? Anda tidak sendiri. Keamanan data menjadi perhatian yang paling utama dari profesional IT saat berhubungan dengan cloud computing. Layanan seperti Amazon EC2 tidak dilengkapi untuk menangani keamanan dan privasi yang dibutuhkan oleh organasasi yang peka terhadap data.

Karena layanan public cloud menawarkan server instance untuk banyak klien pada perangkat keras yang sama, data anda bisa benar-benar “hilang di cloud” saat anda memiliki sedikit kontrol terhadap data.

Layanan private cloud memungkinkan untuk mengontrol lebih banyak PCI dan HIPAA yang dibutuhkan oleh organisasi untuk datanya. Ketika menyangkut keamanan, pentingnya kontrol di dalam lingkungan tidak dapat dilebih-lebihkan, dan mengarahkan sebagian besar profesional IT untuk mengadopsi private cloud daripada public cloud.

Saat membandingkan pilihan cloud, berikut ini adalah 5 tips keamanan yang perlu dipertimbangkan:

Tips 1: Ketahui lokasi dimana data anda disimpan. Bagaimana anda bisa mengamankan data, jika anda tidak tahu di mana itu? Memang, firewall dan intrusion detecsion and prevention dapat menghalau penyusup, dan enkripsi data membuat data lebih aman, namun bagaimana anda mengetahui kemana data anda berjalan saat menghentikan layanan atau ketika penyedia cloud bankrut? Dedicated hardware merupakan kunci layanan cloud computing yang lebih aman.

Tips 2: Selalu backup data anda. Salah satu aspek cloud computing yang paling diabaikan dan salah satu cara termudah untuk meningkatkan kontrol data anda adalah memastikan bahwa apa pun yang terjadi, anda memiliki cadangan data yang aman. Hal ini sebenarnya adalah lebih mengamankan bisnis anda daripada data aktual.

Tips 3: Pastikan data center yang anda gunakan memperhatikan keamanan secara serius. Dengan mengetahui server dan data center mana dimana data anda disimpan, anda dapat memeriksanya untuk semua langkah keamanan yang berlaku yang ada. Anda bisa memastikan apakan mereka telah diaudit SSAE 16, SAS 70 dan SOC 2. Data center atau penyedia cloud yang baik juga menambahkan layanan seperti managed firewall, antivirus, dan intrusion detection.

Tips 4: Dapatkan referensi dari klien lain. Bila ragu, tanyakan referensi, memang referensi tidak dapat menjamin segalanya tetapi setidaknya anda bisa mendapat gambaran.

Tips 5: Tes. Salah satu jalan untuk memastikan segala sesuatu aman adalah dengan mengetesnya. Melakukan vulnerability scanning and assessments sama pentinnya saat berada di dalam cloud atau di luar cloud.

Kesimpulan

Mencapai jaminan keamanan yang memadai di cloud itu mungkin tetapi tidak dijamin. Anda harus mengerjakan pekerjaan rumah anda dalam hal ini adalah keamanan, lebih baik aman daripada menyesal kemudian. Model private cloud bisa memberikan framework yang lebih aman daripada public cloud.

 

 

Jakartawebhosting.com menyediakan layanan Cloud Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.