Apa Sebenarnya Cloud Computing

Apa Sebenarnya Cloud Computing?

Apa itu Cloud Computing?

Cloud Computing atau komputasi berbasis awan, mungkin masih banyak orang yang bingung mengenai istilah yang sedang menjadi trend ini. Konsep Cloud Computing sebenarnya sudah ada sejak lama, sejak tahun 1950-an, dimana prinsip dasarnya adalah mengenai berbagi sumber daya.

Cloud Computing merupakan istilah cara komputasi yang efisien, dimana dengan teknologi ini, personal atau perusahaan dapat menggunakan aplikasi tanpa perlu memasangnya dan mengakses data dari mana saja melalui akses internet. Misalnya perusahaan besar, daripada memasang aplikasi pada ribuan komputer karyawannya, perusahaan dapat memasangnya pada satu infrastruktur dan karyawan dapat langsung mengaksesnya melalui jaringan atau internet dari mana saja.

Contoh sederhana lainnya adalah layanan email seperti Yahoo, Gmail atau Outlook. Yang kamu perlukan hanya perangkat (bisa laptop, tablet atau smartphone) dan akses internet, kamu bisa mengirim dan menerima email dimana saja. Server dan aplikasi manajemen email semuanya berada di Cloud (internet). Selain itu sudah banyak layanan lain dari teknologi ini seperti Cloud Hosting, Cloud Storage, Cloud Music, Cloud Gaming, Streaming dan lainnya.

Sistem Cloud Computing

Berbicara mengenai sistem komputasi berbasis awan, sistemnya terbagi menjadi dua bagian: Front end dan back end. Keduanya terhubung melalui jaringan, biasanya adalah internet. Front end merupakan sisi dari klien atau pengguna, dan back end merupakan sistem komputasi awan yang kompleks.

Front end termasuk komputer atau smartphone pengguna dan aplikasi khusus untuk mengakses sistem komputasi awan. Seperti misalnya aplikasi Dropbox, pengguna bisa menyimpan berbagai macam file melalui aplikasinya di komputer atau smartphone, kemudian bisa mengaksesnya dari mana saja.

Sementara pada sistem back end terdapat banyak sistem komputer, server dan data storage yang menciptakan layanan komputasi berbasis awan.

Tipe Cloud Computing

Ada beberapa tipe dari sistem komputasi awan dengan berbagai fungsi yang berbeda.

1. Public Cloud – Dapat diakses oleh siapa saja yang telah berlangganan dan dengan koneksi internet dapat mengakses layanan cloud.

2. Private Cloud – Dibuat hanya untuk satu organisasi atau perusahaan, dan terbatas hanya dapat diakses oleh anggota grup tersebut.

3. Community Cloud – Dapat digunakan oleh dua atau lebih organisasi yang memiliki kebutuhan komputasi awan yang sama.

4. Hybrid Cloud – Mengkombinasikan setidaknya dua tipe Cloud, kombinasi antara Public, private atau community Cloud.

Kekhawatiran mengenai Cloud Computing

Yang menjadi kekhawatiran terbesar dari komputasi berbasis awan adalah keamanan dan privasi. Ide dari menyimpan data penting di perusahaan lain membuat beberapa orang merasa khawatir akan keamanan data pentingnya. Perusahaan penyedia layanan komputasi awan pastinya telah memasang teknologi untuk membuat sistemnya selalu aman. Dan untuk privasi pengguna, perusahaan menyediakan sistem autentikasi berupa user nama dan password untuk login ke dalam sistem, serta membatasi hal-hal apa saja yang bisa dilakukan oleh pengguna.

Jadi apa lagi yang kalian tunggu lagi? Jika kalian adalah salah satu pelaku industri di dunia internet, mau pun di bidang media, online shop, sampai dengan perusahaan, CMS Joomla adalah solusi untuk situs website kalian. Silahkan klik https://www.jakartawebhosting.com/ untuk mendapatkan sebuah situs website dengan CMS Joomla.

Cloud banyak menjadi target serangan untuk mendapatkan data penting, dan memiliki kelemahan karena dapat diakses melalui koneksi internet yang tidak aman. Jadi jika kamu merasa tidak yakin, maka kamu harus memilah-milah data yang sebaiknya kamu simpan di Cloud.

Reseller-Hosting-150x100