Bagaimana Teknologi Digital Mentransformasi Industri Otomotif

Bagaimana Teknologi Digital Mentransformasi Industri Otomotif

Bagaimana Teknologi Digital Mentransformasi Industri Otomotif

Dalam laporan terbarunya Microsoft memprediksi bahwa teknologi digital akan mentransformasi semua hal yang ada pada industri otomotif. Microsoft dalam laporan yang bertajuk “The Future of Automotive” memberikan highlight bagaimana solusi berbasis Cloud dan teknologi digital lainnya dapat membantu pabrikan kendaraan, pabrikan spare part dan dealer dari industri otomotif untuk mentransformasi bisnis mereka.

Tidak hanya industri otomotif, semua industri saat ini sedang bertransformasi ke arah digital. Dimana hal ini disebut dengan Fourt Industrial Revolution atau Revolusi Industri jilid 4. Perubahan yang signifikasi dari industri tradisional didorong oleh kecepatan, biaya teknologi yang semakin murah dan bagaimana perusahaan berkembang dengan cepat. Ada kesepakatan bahwa peluang ekonomi dari transformasi digital mempunyai nilai yang sangat tinggi sebesar $100 Triliun dari semua jenis industri untuk dekade berikutnya.

Hal ini memberikan dampak yang lebih luas dari perekonomian sendiri. Sebagai contoh dari industri otomotif, menurut hasil analisis terbaru dari World Economic Forum atau Forum Ekonomi Dunia memperkirakan sekitar $670 milyar dari nilai industri dan hampir $3 triliun nilai sosial dipertaruhkan pada tahun 2025, dengan 1 juta jiwa diselamatkan karena transformasi digital, dan adopsi masal dari kendaraan otonom.

Mulai dari Uber hingga Tesla dan Airbnb, start-up dengan high-profile telah mengubah industri tradisional. Setiap bisnis dan industri mempertimbangkan apa arti transformasi digital bagi mereka, dan bagaimana hal tersebut dapat membantunya membentuk ulang perusahaan dan industrinya.

Menerapkan transformasi digital memiliki hasil yang beragam. Mengapa? Tidak ada jalan yang pasti untuk penguasaan digital. Jadi apa yang menjadi resep ajaib untuk sukses? Jika melihat perusahaan-perusahaan besar di dunia dari industri yang berbeda, muncul dua tema inti. Pertama, perubahan organisasi besar membutuhkan kepemimpinan yang kuat, dengan visi yang jelas terkait dengan hasil bisnis yang nyata. Kedua, teknologi digital harus diterapkan di seluruh aspek bisnis. Mulai dengan proyek-proyek kecil yang dapat diukur dan belajar darinya.

Lihatlah yang terjadi saat ini pada industri otomotif. Mereka menata ulang bagaimana mereka membuat mobil. Mereka menata ulang bagaimana pelanggan membeli mobil. Mereka menata ulang apa itu arti memiliki mobil. Mereka menata ulang cara mendemokratisasikan pengamalan berkendara baru bagi milyaran manusia yang ada di dunia. Mereka mulai mengembangkan inovasi digital dengan memunculkan ide mobil terhubung dan kendaraan otonom.

Teknologi Digital akan mentransformasi semua aspek yang ada pada industri otomotif mulai dari operasi inti seperti pemasok, pabrikan, dealer/ritel, hingga ke layanan pendukung seperti after sale, finansial / pembiayaan dan asuransi kendaraan.

Transformasi digital menandai titik balik dimana teknologi baru menjadi sistem saraf pusat bagi bisnis, menghubungkan penjualan, pemasaran, keuangan, SDM, produksi, logistik dan layanan pelanggan, sambil mengubah selamanya bagaimana perusahaan melakukan operasi dan berinteraksi dengan orang-orang. Teknologi Cloud, analisis data, kecerdasaan buatan, teknologi augmented realty dan teknologi lainnya merupakan alat untuk melakukan hal baru dan peningkatan, namun terkadang dapat memberikan gangguan kemampuan bisnis baru. Semua ini mengenai cara mengkombinasikan teknologi tersebut bersama dengan teknik dan cara pandang bisnis seperti melihat masalah dari berbagai perspektif serta membayangkan peluang baru.

Perusahaan anda ingin menerapkan Cloud Computing? Jakartawebhosting.com menyediakan layanan Cloud Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.