Kinerja Google Cloud Tidak Terpengaruh Spectre dan Meltdown

Kinerja Google Cloud Tidak Terpengaruh Spectre dan Meltdown

Perbaikan yang dirilis baru-baru ini untuk menutup celah Spectre dan Meltdown telah menyebabkan beberapa perangkat menjadi melambat dan terkena random reboot, tetapi kabar baiknya cloud mungkin kebal terhadap efek samping dari perbaikan tersebut. Tim Google Cloud telah berhasil menambal lubang ini tanpa ada efek downtime terhadap pelanggan dan juga tidak ada penurunan kinerja.

Pembaruan software dan firmware untuk menutup celah Spectre dan Meltdown telah menyebabkan banyak perangkat malah terkena masalah kinerja. Tetapi penyedia cloud seperti Google Cloud Platform, Amazon Web Services (AWS), dan Microsoft Azure tidak memiliki dampak yang sama.

Seperti yang dijelaskan di post blog Google, sebagian besar CPS memiliki sistem yang berfungsi sebagai dinding melindungi agar tidak ada yang dapat melihat apa yang ada di dalam memori dari aplikasi lainnya. Namun, Spectre dan Meltdown memecah dinding ini, memungkinkan satu aplikasi untuk membaca memori pribadi aplikasi lainnya, sehingga berpotensi membuka informasi sensitif.

Google mencatat bahwa ratusan engineer dari banyak perusahaan bekerja keras untuk memitigasi celah Spectre dan Meltdown selama beberapa bulan terakhir ini. Mereka mulai menerapkan solusi untuk masalah ini pada bulan September dan Oktober 2017.

Google mengatakan karena menggunakan teknologi Live Migration dan tuning kinerja yang berkelanjutan, perlindungan yang diterapkan tidak menimbulkan dampak yang nyata di layanan cloud mereka dan tidak membuat downtime. Google mengklaim tidak ada klien GCP ataupun tim internal yang melaporkan masalah penurunan kinerja.

Varian kedua dari Spectre menyebabkan beberapa masalah, dimana Google Cloud harus mengurangi beberapa fitur kinerja utama pada bulan Desember, ketika semua celah telah ditangani.

Kedua celah ini Spectre dan Meltdown dikatakan sebagai yang paling sulit diperbaiki dalam satu dekade terakhir ini, karena membutuhkan perubahan pada banyak layer dari software stack. Selain itu untuk membuat perbaikan masalah ini juga tidak bisa dilakukan sendiri, harus berkolaborasi dengan industri lainnya.

 

Jakartawebhosting.com menyediakan layanan Cloud Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.