NGINX Amplify Tool Monitoring Berbasis Cloud

NGINX Amplify Tool Monitoring Berbasis Cloud

Mungkin kamu belum pernah mendengar bahwa pengembang NGINX mengembangkan proyek baru platform monitoring yang powerful, yang dipanggil dengan nama NGINX Amplify. Amplify merupakan tool monitoring aplikasi berbasis cloud (Software as a Service) yang dibuat dengan berbagai fitur yang powerful, dan mudah digunakan oleh pengguna.

Dengan NGINX Amplify pengguna dapat melakukan monitoring kinerja, melacak aset infrastruktur, dan meningkatkan konfigurasi dengan analisis statik. Tool ini juga dapat mengawasi underlying OS, application server (seperti PHP-FHM), database maupuan komponen lainnya. Amplify mudah untuk di-set up dan menyediakan informasi insight yang penting ke dalam NGINX.

NGINX Amplify menawarkan fitur-fitur diantaranya:

Analisis Statik
Menyediakan rekomendasi untuk meningkatkan keamanan dan kinerja:

  • Tune konfigurasi NGINX, mengikuti praktek terbaik.
  • Mengecek keamanan untuk memastikan website kamu tidak memiliki celah.
  • Analisis SSL certificate untuk memeriksa semua sertifikat selalu up to date.

Grafik
Memvisualkan statistik dari semua instance NGINX dan NGINX Plus:

  • Membuat grafik dari statistik utama NGINX seperti request per second dan active connections.
  • Membuat grafik dari statistik sistem seperti CPU usage dan statistik PHP-FPM.
  • Mengubah dashbiard jadi kamu dapat melihat semua statistik yang kamu inginkan dalam satu tempat.
  • Statistik agregat di semua server atau drill down untuk pelacakan per server.

Pemberitahuan
Menerima pemberitahuan, jadi kita dapat secara cepat menangani isu yang mempengaruhi pelanggan:

  • Menerima pemberitahuan mengenai perilaku NGINX yang tidak biasa.
  • Memodifikasi batasan yang bisa dikonfigurasi untuk mengurangi kesalahan pemberitahuan.
  • Menetapkan rate limit untuk pemberitahuan sehingga inbox tidak akan dibanjiri.

NGINX Amplify merupakan aplikasi SaaS, yang saat ini di-host di Amazon Web Services dan mendukung untuk berjalan pada platform seperti: Amazon Linux, CentOS, Debian, RedHat Linux dan Ubuntu yang menggunakan CPU x86. Semua komunikasi antara agent dan backen diamankan oleh SSL/TLS. Dan untuk menjalankan agent Amplify dibutuhkan Python 2.6 dan 2.7, untuk saat ini belum mendukung Python 3.

Jika kamu ingin mencobanya Amplify, NGINX menawarkan free trial selama 30 hari untuk satu server. Untuk informasi yang lebih detil langsung mengunjungi situs NGINX.

 

Jakartawebhosting.com menyediakan layanan Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.